my cuk muncung.pls play with him while im not at home.tq

My Fav On9 Shopping

Don't regret me

To let go of someone doesn't mean you have to stop loving, it only means that you allow that person to find his own happiness without expecting him to come back.A sad thing in life is when you meet someone who means a lot to you, only to find out in the end that it was never meant to be and you just have to let go.It's really painful to say goodbye to someone that you don't want to let go but its even more painful to ask someone to stay if they never wanted to stay.So... from now on... when you think of me... just remember that I could've been the best thing you ever had.I know you never meant to do everything you put me through its okay I forgive you.Don't hate me. Don't regret me. Don't even forget me.
Wherever you go, whatever you do, don't say I never loved you. slm..

Buat mawar-mawar mujahidah yang sedang merindui redha Illahi.

 
Ketahuilah wahai mawar mujahidah,
Rasulullah s.a.w. dan generasi itu telah tiada! Lama sudah mereka berlalu meninggalkan kita. Kehadiran insan ajaib itulah telah memuliakan kita pada saat ini.
Muhammad, kekasih Ilahi. Baginda berjalan selangkah demi selangkah, meniti hari. Bermula dari seorang diri, menyampaikan dakwah secara sembunyi-sembunyi. Bukannya Baginda tidak berani dan takut mati, namun itulah tertib wahyu ketika itu, strategi Rabbi.
Ucapan Baginda tidak lahir dari nafsu melainkan wahyu yang suci. Ucapan yang hikmah dari kalbu yang jernih disambut oleh hati yang bersih dan jiwa yang fitri. Dimulainya mengajak manusia kepada Islam dengan menjernihkan fikrah, pendekatan akal, pemahaman dan menyentuh hati sanubari. Juga dengan jalan hujah dan keterangan, dengan hikmah dan pengajaran penuh seni.
Bilamana ada perdebatan dirungkaikan dengan baik dan menambat hati. Bilamana mendapat tekanan, rintangan serta siksaan, berlaku sabar dan  melontarkan doa kasih nan sejati.
  
Tahukah dikau mawarku?
Dengan rahmat dan kurnia Ilahi, seorang demi seorang ikut menyertai, dari golongan bangsawan mulia hingga hamba sahaya tidak mahu terkecuali. Lalu, terbentuklah masyarakat dan jemaah Islam pertama, jamaah Rasulullah dan para sahabi. Jemaah baru itu masih sangat kecil dan merupakan ghuroba’ (orang-orang yang asing) di Mekah, kota kelahiran Baginda sendiri.
 
Golongan ghuroba’ inilah yang kelihatan berjalan perlahan-lahan dan lambat, akhirnya menjadi kelompok yang mulia, gah, izzah dan menjadi generasi terbaik ummat ini. Mereka tak punya apa-apa, melainkan jiwa yang sarat keyakinan bahawa janji Allah itu pasti! Biarpun sehebat mana rintangan, jalan dakwah dan kebaikan terus berkembang dan panjinya berkibar tinggi.
Mengertilah duhai mawar mujahidah,
Jalan dakwah dan kebaikan inilah jalan yang telah ditunjukkan oleh Rasulullah s.a.w. sehingga Islamlah seluruh jazirah Arab, demikian pula Parsi dan Romawi, mencabut jahiliyyah dan kehinaan dari akar umbi.
Sabda Rasulullah s.a.w:
ألا إن الإسلام دائرة فدورا مع الإسلام حيت دار.الا إن السلطان والقرأن سيفترقان فلا تفارقوا الكتاب
‘Ingatlah bahawa Islam itu berputar, maka berputarlah kamu bersama Islam ke mana saja ia berputar. Ketahuilah bahawasanya penguasa dan al-Quran akan berpisah, maka janganlah kamu berpisah dari al-Quran.’

This excerpt from the Al-Qur'an was taken from Surah Al-Mumenoon (Al-Mukminun), part of ayah 109. The translation in English is:
Our Lord! We believe, so do Thou forgive us and have mercy on us, and Thou art the best of the Merciful ones.
Duhai si mawar mujahidah calon bidadari Jannah…
Dalam langkah hidup ini, hanya ada dua jalan yang salah satunya perlu ditempuhi. Kita yang memilih jalan kita sendiri. Kalau kita tidak memilih jalan menuju Allah, pasti kita akan melangkah di jalan yang menuju kecelakaan diri sendiri; iaitulah jalan syaitan, nafsu, syahwat dan duniawi. Jalan keimanan itulah jalan ilahi dan jalan kesesatan itulah jalan iblisi. Orang yang berjalan di atas jalan Ilahi sentiasa berusaha mensucikan jiwa dan hati sementara orang yang berjalan di jalan iblisi, tiada sensitiviti dalam mengotori dan menodai hati.
  
Masing-masing berusaha dan masing-masing bergerak, meniti waktu dan hari, mendekati mati. Akhirnya, masing-masing kerdil menghadap Ilahi. Sudah tentu di sana , ada perbezaan antara keduanya di alam abadi. Tanyalah diri, mahukah kita mencampakkan diri ke lembah kehinaan pada saat bertemu Rabbi? Atau meletakkan diri ke darjat yang tinggi? Sudah tentu jawapan kita mengimpikan tempat di sisi Ilahi.
 
Namun, adakah sama orang yang sekadar berangan-angan tetapi tidak mempunyai  persiapan yang serius untuk mengadap-Nya? Berapa ramai orang yang sanggup menjual harta dan dirinya demi membeli redha Allah? Sungguh, manusia lupa saat perjumpaan itu!
Dan kini hai mawar,
Zaman berganti zaman, Islam asing (gharib) kali kedua, hati-hati yang jernih fikrahnya  menjadi ghuroba’. Golongan ini sedikit sekali kerana golongan ini sering mendapat tapisan demi tapisan dari Ilahi sehingga yang tinggal hanyalah orang-orang yang benar-benar ikhlas dengan-Nya. Oh, adakah kau masih teguh dengan prinsip muslimahmu aduhai si mawar berduri?
Kuingatkan diriku jua kerana aku juga dari kaummu wahai mawar,
Adakah amalan dan akhlak kita melayakkan diri kita termasuk dalam golongan ghuroba’ ini? Mungkinkah kelalaian kita yang berterusan ini akan menyebabkan kita turut tertapis dari jalan ini? Nauzubillah! 
Ya Allah, bantulah kami untuk tetap layak berada dalam kebenaran, di atas jalan-Mu. Jangan sesekali Kau menapis kami dari rahmat dan jalan-Mu kerana kelalaian kami sendiri untuk mengubat hati dan mengubah sahsiah diri. Amin Allahumma amin..innalah ma'ana.

Doa Perpisahan



Pertemuan kita di suatu hari
Menitikkan ukhuwah yang sejati
Bersyukurku kehadap Illahi
Di atas jalinan yang suci

Namun kini perpisahan yang terjadi
Dugaan yang menimpa diri
Bersabarlah diatas suratan
Kutetap pergi jua

Kan kuutuskan salam ingatanku
Dalam doa kudusku sepanjang waktu
Ya Alloh bantulah hamba-Mu

Mencari hidayah dari pada-Mu
Dalam mendidikan kesabaranku
Ya Alloh tabahkan hati hamba-Mu
Diatas perpisahan ini
 
Teman betapa pilunya hatiku
Menghadapi perpisahan ini
Pahit manis perjuangan
Telah kita rasa bersama
Semoga Allah meredhoi
Persahabatan dan perpisahan ini
Teruskan perjuangan

Kan kuutuskan salam ingatanku
Dalam doa kudusku sepanjang waktu
Ya Alloh bantulah hamba-Mu

Senyuman yang tersirat di bibirmu
Menjadi ingatan setiap waktu
Tanda kemesraan bersimpul padu
Kenangku di dalam doamu
Semoga... Tuhan berkatimu

Bingkisan hakikat seorang hamba Rabbnya.

KetiKa..
♥ Ketika kau bersungguh dalam urusanmu ttp ia tdk dihargai, saat itu kau sedang belajar KETULUSAN
♥ Ketika usahamu dinilai tak penting, saat itu kau sedang belajar KEIKHLASAN
♥ Ketika hatimu terluka sangat dalam dan kau memudahkan, saat itu kau sedang belajar MEMAAFKAN
♥ Ketika kau merasa sepi & sendiri, saat itu kau sedang belajar KETANGGUHAN

Makanya..
✿Rendahkanlah HATI mu serendah mutiara di lautan
✿Janganlah berjalan di dunia ini dengan kesombongan
✿ Usirlah semua KESEDIHAN dengan menyebut nama ALLAH Ta’ala
✿Bergantunglah segala sesuatu pada-NYA
✿Hindari serta jauhilah HAWA NAFSU yang melenakan

Dan jika..
♥ Jika SENDIRI jangan merasa sepi. Ada Allah yang MENGAWASI
♥ Jika SEDIH jangan pendam dalam hati. Ada Allah tempat BERBAGI
♥ Jika MARAH, jaga fikiran & hati. Ada Allah tempat MENENANGKAN DIRI
♥ Jika SUSAH jangan merasa pilu. Ada Allah tempat MENGADU
♥ Jika GAGAL jangan berputus asa. Ada Allah tempat MEMINTA
♥ Jika BAHAGIA jangan menjadi lupa. Ada Allah tempat MEMUJA

Dan Seandainya..
✿Seandainya manusia mencewakanmu,Jangan berduka kerna Allah selalu menunaikan harapanmu . .
✿ Seandainya manusia menzalimimu,Jangan berduka kerna Allah selalu berlaku adil terhadapmu . .
✿Seandainya manusia melukaimu,Jangan berduka kerna Allah selalu menitipkan penyembuh buatmu . .
✿Seandainy manusia menyayangimu,ketahuilah bahwa terkumpulnya cinta seluruh manusia di bumi ini dan TIDAK AKAN PERNAH menandingi cinta ♥ ALLAH ♥ terhadapmu . .

Oleh itu Ambillah..
♥Ambillah waktu untuk berfikir, itu adalah sumber kekuatan.
♥Ambillah waktu untuk berdoa, itu adalah sumber ketenangan.
♥Ambillah waktu untuk belajar, itu adalah sumber kebijaksanaan.
♥Ambillah waktu untuk mencinta, itu adalah hak istimewa yang diberikan Tuhan.
♥Ambillah waktu untuk bersahabat, itu adalah jalan menuju kebahagiaan.
♥Ambillah waktu untuk beramal, itu adalah kunci menuju kepada yang ESA

Dan bila..
Bila Allah makbulkan doamu, Maka DIA menyayangimu,
Bila DIA lambat makbulkan doamu, Maka DIA ingin mengujimu,
Bila DIA tak makbulkan doamu, Maka DIA merancang sesuatu yang terbaik untukmu...

★ Oleh itu, sentiasalah bersangka baik(husnuzon) pada ALLAH dalam apa jua keadaan kerana kasih sayangNya itu mendahului kemurkaanNYA.
P/s
Demi Masa!
Sesungguhnya manusia itu dalam kerugian
Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal soleh, dan mereka pula berpesan-pesan dengan kebenaran serta berpesan-pesan dengan sabar .Al-’Asr 103: (1-3)~Allah Maha Besar!!

Ketika Allah Memilihmu Untukku..


Padamu yang Allah pilihkan dalam hidupku..
Ingin aku beritahu padamu..
Aku hidup dan besar dari keluarga bahagia..
Ibu bapa  yang begitu sempurna..
Dengan cinta yang begitu mekar..
Aku dibesarkan dengan limpahan kasih yang tak terhingga..
Maka, padamu aku katakan..
Saat Allah memilih mu dalam hidupku,
Maka saat itu Dia berharap, kau pun sanggup melimpahkan cinta padaku..
Memperlakukanku dengan sayang yang begitu indah..

Padamu yang Allah pilihkan untukku..
Ketahuilah, aku hanya wanita biasa dengan begitu banyak kekurangan dalam diriku,
Aku bukanlah wanita sempurna, seperti yang mungkin kau harapkan..
Maka, ketika Dia memilihmu untukku,
Maka waktu itu, Dia ingin menyempurnakan kekuranganku dengan keberadaanmu.
Dan aku tahu, Kau pun bukanlah lelaki yang sempurna..
Dan ku berharap ketidaksempurnaanku mampu menyempurnakan dirimu..
Kerana kelak kita akan bersatu..
Aibmu adalah aibku, dan indahmu adalah indahku,
Kau dan aku akan menjadi ‘kita’..

Padamu yang Allah pilihkan untukku..
Ketahuilah, sejak kecil Allah telah menempa diriku dengan ilmu dan tarbiyah,
Membentukku menjadi wanita yang mencintai Rabbnya..
Maka ketika Dia memilihmu untukku,
Maka saat itu, Allah mengetahui bahawa kau pun telah menempa dirimu dengan ilmuNya..
Maka genggam tanganku dalam mengibarkan panji-panji dakwah dalam hidup kita..
Itulah visi pernikahan kita..
Ibadah padaNya ta’ala..

Padamu yang Allah tetapkan sebagai nahkodaku..
Ingatlah.. Aku adalah mahlukNya dari tulang rusuk yang paling bengkok..
Ada kalanya aku akan begitu membuatmu marah..
Maka, ketahuilah..
Saat itu Dia menghendaki kau menasihatiku dengan hikmah,
Sungguh hatiku tetaplah wanita yang lemah pada kelembutan..
Namun jangan kau cuba meluruskanku, kerana aku akan patah..
Tetapi jangan pula membiarkanku begitu saja, kerana akan selamanya aku salah..
Namun tatap mataku, tersenyumlah. .
Tenangkan aku dengan genggaman tanganmu..
Dan nasihati aku dengan bijak dan hikmah..
Nescaya, kau akan menemukanku tersungkur menangis di pangkuanmu..
Maka ketika itu, kau kembali memiliki hatiku..


Padamu yang Allah tetapkan sebagai pelindungku..
Ketahuilah, ketika ijab atas namaku telah kau lontarkan..
Maka dimataku kau adalah yang terindah,
Kata – kata mu adalah titah untukku,
Selama tidak bermaksiat pada Allah, akan ku penuhi semua perintahmu..
Maka kalau kau berkenan ku meminta..
Jadilah pelindung yang indah, yang kukuh…
Yang mampu membuatku dan anak-anak kita nyaman dan aman di dalamnya..

Padamu yang Allah pilih menjadi penopang hidupku…
Dan aku akan selalu jatuh cinta padamu..
Dalam istana kecil kita akan hadir buah hati-buah hati kita..
Maka didiklah mereka menjadi generasi yang dirindukan syurga..
Yang dadanya akan diisi dengan amanah-amanah dakwah,
Yang roh dan jiwanya selalu merindukan jihad..
Yang darahnya mengalir darah syuhada..
Dan ku yakin dari tanganmu yang penuh berkat, kau mampu membentuk mereka..
Dengan hatimu yang penuh cinta, kau mampu merengkuh hati mereka..

Padamu yang Allah pilih sebagai imamku…
Ku memohon padamu.. Redhalah padaku,
Sungguh Redhamu adalah Redha Ilahi Rabbi..
Mudahkanlah jalanku ke SyurgaNya..
Kerana bagiku kau adalah kunci Syurgaku..

Dari Ummu Salamah, berkata, “Rasulullah SWT bersabda : “Seorang perempuan jika meninggal dan suaminya meredhainya, maka dia akan masuk syurga.” (HR. Ahmad dan Thabrani)

Tolong sampaikan pada dia… ~moga dia memahami~



Tolong beritahu si dia aku ada pesanan buatnya..
Tolong beritahu si dia, cinta agung adalah cintaNya..
Tolong beritahu si dia, cinta manusia bakal membuatnya alpa..

Tolong nasihati dia, jangan menyintaiku lebih dari dia menyintai Yang Maha Esa..
Tolong nasihati si dia,jangan mengingatiku lebih dari dia mengingati Yang Maha Kuasa..
Tolong nasihati si dia, jangan mendoakanku lebih dari dia mendoakan ibu bapanya..

Tolong katakan pada si dia, dahulukan Allah kerana di situ ada syurga..
Tolong katakan pada si dia, dahulukan ibu bapanya kerana di telapak itu syurganya..

Tolong ingatkan si dia. Aku terpikat kerana imannya bukan rupa..
Tolong ingatkan si dia. Aku lebih cintakan zuhudnya bukan harta..
Tolong ingatkan si dia aku kasihinya kerana santunnya..

Tolong tegur si dia, bila dia mula mengagungkan cinta manusia..
Tolong tegur si dia, bila dia tenggelam dalam angan-angannya..
Tolong tegur si dia, andai nafsu mengawal fikirannya..

Tolong sedarkan si dia. Aku milik Yang Maha Esa..
Tolong sedarkan si dia. Aku masih milik keluarga..
Tolong sedarkan si dia, tanggungjawabnya besar kepada keluarganya..

Tolong sabarkan si dia, usah ucap cinta di kala cita-cita belum terlaksana..
Tolong sabarkan si dia, andai diri ini enggan dirapati kerana menjaga batasan cinta..
Tolong sabarkan si dia, bila jarak mejadi penyebab bertambah rindunya..

Tolong pesan padanya. Aku tidak mahu menjadi fitnah besar kepadanya..
Tolong pesan padanya. Aku tak mahu menjadi punca kegagalannya..
Tolong pesan padanya aku membiarkan Yang Esa menjaga dirinya..

Tolong khabarkan pada si dia. Aku tidak mahu melekakan dia..
Tolong khabarkan pada si dia. Aku mahu dia berjaya dalam impian dan cita-citanya..
Tolong khabarkan pada si dia, jadilah penyokong dalam kejayaanku..

Tolong sampaikan pada si dia. Aku mendambakan cinta suci yang terjaga..
Tolong sampaikan pada si dia,cinta kerana Allah tidak ternilai harganya..
Tolong sampaikan pada si dia, hubungan ini terjaga selagi dia menjaga hubungan dengan Yang Maha Kuasa..
Tolong sampaikan kepada si dia kerana aku tidak mampu memberitahunya sendiri...

Hanya engkau Ya Allah mengetahui siapa si dia..SesungguhnyaMu Ya Allah yang mengetahui apa yang terbaik buat hamba-hamba..Moga pesananku sampai padanya walau aku sendiri tidak mengetahui siapa dan dimana si dia.. Moga dia seekor lebah yang sentiasa memuji keagungan Yang Maha Kuasa memasuki taman larangan dengan sopan santunnya dan bertemu mawar berduri yang terjaga oleh tuannya.. Simpanlah pesanan ku ini sehingga engkau bertemu diriku suatu hari nanti... insyaAllah.. :)

Seindah Cinta Wanita Perindu Surga




“Walaupun kelak aku hanya menjadi satu-satunya istri dalam hidupmu, namun jika aku tidak menerima hukum Allah Ta’ala bahwa engkau memiliki hak untuk menikahi wanita selain aku, maka aku telah mengingkari Al-Qur’an dan durhaka kepada Allah Ta’ala, wahai suamiku, seorang laki-laki diciptakan memiliki kelebihan dibanding wanita, maka aku merelakan apa yang telah Allah Ta’ala tetapkan untuk kami kaum wanita, semoga Allah Ta’ala redha kepadaku.”

“Maka keputusannya ada di tanganmu, bukannya aku tidak mencintaimu, sungguh engkau adalah lelaki terbaik yang pernah aku temui, engkau selalu memenuhi kebutuhanku semampumu, jika engkau marah, hal itu semata karena kesalahanku, tidaklah engkau pernah berbuat zalim kepada kami isteri dan anakmu, jika engkau telah berbuat adil kepada kami, maka kenapa aku harus menahan apa yang menjadi hak yang telah diberikan Allah Ta’ala kepadamu? Jika aku menahannya maka aku telah menolak keputusan Allah dan tidak adil kepadamu!”.. dan semoga saja dia juga adalh wanita yang solehah menjaga agamanya.menyayangi diriku sebagaimana dia menyayangi dirimu jua.. menjadi saudaraku suka duka bersama.agar kelak tidak mengheret di kau suami ku ke dalam neraka jahanam kerana kelalaian dan ketidak adilan..

“Wahai suamiku, wanita mana yang tidak memiliki kecemburuan dalam hatinya, wanita mana yang tidak cemburu kepada lelaki sebaik engkau,wanita mana yang sanggup melihat suami dan org yg dicintainya bermadu kasih bersama wanita lain dihadapannya..namun aku redha kepada apa yang Allah Ta’ala redha kepadanya, aku akan mengatur kecemburuanku agar berbuah menjadi kebaikan di hadapan Allah Ta’ala dan kemudian menjadi kebaikan di matamu, wahai suamiku, aku tidak memaksamu untuk menikah lagi, namun ketahuilah bahwa aku telah redha jika engkau ingin menikah lagi.”

,”Wahai suamiku, sungguh aku sangat merindukan jannah Allah Ta’ala, dan aku ingin meraihnya bersamamu, aku pun ingin selalu bisa mendampingimu selama yang aku mampu, hingga ke jannah kelak insya Allah, aku selalu ingin berada dalam lembutnya labuhan kasih sayangmu. Wahai suamiku, engkau adalah pemimpinku, maka bimbinglah diri ini untuk selalu berada di atas jalan yang benar yang diredhai Allah Ta’ala dan sesuai sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Terpelesetnya dirimu adalah bencana bagiku, maka aku selalu berdo’a kepada Allah Ta’ala agar memberikan kita jalan yang lurus!” amin Ya Rabbul alamin..